Friday, August 24, 2007

Asian FaIr

AssaLaam Art and sience..
emang nich acara banyak belepotan dimana2...
nyabelin baget sich jadi divisi perlengkapan...
dimarahin terus...emangnya babu apa..
mereka tinggal ngomong suruh angkat meja, sofa , suruh minjem ini itu.....
emank sich itu job kita seenggaknya peduli dong...mana malah asik ngobrol sendiri2...capek tau...
yang paling nyeselin tadi pagi abis jalan sehat
emang capek semuanya kali....mana kepedulian sesama panitia
nanem bunga aja tadi cuman berapa org doank yg lainnya gak tau tuch
kemanajuntrungannya...
akhirnya cuman ada 3 orang yg bertahan buat ngelanjutin penanemam bunga ke pot...
klo panitianya aja gak kompak mana bisa acaranya sukses...bener gak????

semoga saja gak terulang lagi

emang selalu kayak gini apa yach pas ngadain event yg gede...
yach moga aja ntar adek2 kita bisa ngaca dari kesalahan kita klo mau bikin event2 kayak gini....

Saturday, August 18, 2007

Saturday, August 11, 2007

TuGas dari UsTaD. ARis

carilah cooding di assalaamblog
kalau mau belajar W3SCHOOLS.com

BukaN MEn9ejaR Mas-Mas AtaU meNgejaR maTaHaRi SeKaRaN9 aQ seDan9 meNgeJaR RaMbutaN...?????????

Hiks...Hiks....
SeteLaH 3Kali dalam seminggu aq kluar komplek
bwat mengejar kelengkeng dan rambutan..
dari GoRo, AlFa, HyPermart, and yg terakhir kukunjungi Hero...
akHirnya aq menemukan kelengkeng...
tapi belum dapet BuaH rambutaN...
Gimana Dunks...!!!!!!!!!!
bWat yang nemuin Rambutan...
Aq mau donk dibeliin....!!!!!
masalah ntar suruh ganti juga Gpp Dech.....
thanks...

Friday, August 10, 2007

BBB

Bukan Bintang Biasa itu nama radio kampus yang dikelola oleh Raffi Bella dan Dimas .trus suatu hari Chelsea gabung dy jadi penulis skenario bwat program acara yang dibawakan. dimulai saat Raffi dan Bella harus ditilang polisi karena berhenti dijalan tol bwat ciuman, besoknya Bella minta putus sama Raffi.

trus ceritanya saling memanas-manasi antara Bella dan Raffi ngajak Chelsea yang pelupa pura2 jadi pacar Raffi.ini bikin Dimas yang ternyata suka Chelsea gak suka sama sikap Raffi. ada cerita juga about Ayu yang nyari lelaki pujaan hatinya lewat internet. Kisah berlanjut dengan Bella yang menjalin hubungan dengan Berry lelaki yang dianggapnya sempurna dan mampu memanjakan wanita serta Raffi yang kemudian juga menggandrungi internet setelah mencoba-coba untuk chatting beberapa kali.

Tidak ada yang tersisa dari film tersebut ketika kaki saya melangkah keluar dari gedung tempat screening diadakan, hanya lagu-lagu Melly dalam film (yang entah kenapa saya lebih suka jika dinyanyikan secara instrumental) yang mampu menenangkan kegalauan saya akan ketiadaan pesan yang seharusnya tersampaikan buat film dengan target penonton generasi muda bangsa ini.

Saya kira filmnya keren ternyata sama kayak film2 indonesia lainnya......
Elek padahal dalam film ini banyak ariis2 yang sudah punya nama besar ikut terjun kedalamnya..klo dibandingin ama coklat stroberi masih cakep coklat stowberi.

Edisi Terakhir Harry Potter Bikin Berdebar TaPi SeKaraN9 DaCh TaU ceRitaNya

London (ANTARA News) - Apakah Harry Potter akan mati? Fiksi ataupun bukan, pertanyaan mengenai yang akan terjadi pada penyihir muda dalam buku ketujuh serta edisi terakhir dari buku yang berjudul "Harry Potter and the Deathly Hallows" itu menjadi bahan pembicaraan jutaan masyarakat penggemarnya lima hari menjelang buku tersebut beredar di pasaran
Para penerbit telah melakukan banyak hal untuk melindungi rahasia tersebut dan ribuan pembaca Harry Potter telah memilih secara online dalam polling mengenai itu, para bandar tampaknya juga dapat membaca yang dipikirkan para penjudi mengenai pertanyaan tersebut.
Buku jilid keenam meninggalkan banyak pertanyaan yang belum terjawab seperti, apa dan di mana letak Horcruxes? Apakah "Deathly Hallows"? Siapakah R.A.B yang misterius? Di mana letak kesetiaan Severus Snape? dan apakah Ron dan Hermione akan bersatu?
Tetapi, ketika pengarangnya J.K Rowling mengatakan pada akhir Juni 2006 bahwa ia akan mematikan paling tidak dua karakter dalam buku ketujuh, dan yang ketiga akan mendapat penangguhan, permainan tebak-menebak pun dimulai.
Hal tersebut mengakibatkan pengamanan semakin diperketat untuk melindungi isi dari buku ketujuh yang diharapkan terjual lebih dari tujuh juta kopi di seluruh dunia, sesuatu hal yang sepertinya berasal dari film "Heist".
"The Sunday Telegraph" melaporkan bahwa beberapa truk yang membawa buku tersebut dari gudang ke toko buku pada minggu ini akan dilengkapi dengan sistem pelacak satelit untuk memastikan truk-truk itu tetap berada pada rute yang sudah ditetapkan.
Rak-rak buku dari Harry Potter ketujuh itu juga dilengkapi dengan alarm yang biaya operasinya diperkirakan memakan biaya 10 juta pounds atau sekitar 20 juta dolar AS.
Penerbit buku Harry Potter di Inggris Bloomsbury, tidak akan memberi komentar pada pengamanan yang mereka terapkan. Tetapi mereka menggaris bawahi mengenai sanksi yang dapat diterima oleh para penjual buku retail Harry Potter jika mereka melanggar perjanjian yang telah ditandatangani.
"Kami memiliki spesialis hukum media yang bekerja selama 24 jam setiap harinya, tujuh hari seminggu untuk mengatasi berbagai pelanggaran atau kebobolan yang mungkin terjadi," katanya.
"Merupakan perhatian utama Bloomsbury untuk memperkuat peraturan itu serta akan segera melakukan tindakan selanjutnya jika memang diperlukan," ujarnya.
Pada Senin, para fotografer mengaku telah ditunjukan tujuh halaman epilog dari buku ketujuh Harry Potter yang dapat dilihat di internet, yang apabila ketujuh halaman tersebut asli dapat menjadi kunci dari berbagai rahasia yang ada.
"Begitu banyak penggemar fiksi dan begitu banyak pemimpi di internet, dan mereka amat pintar jika mereka bersama-sama," kata juru bicara Bloomsbury.
"Kita akan meminta kepada semua orang untuk bekerjasama menjaga kerahasiaan plot tersebut sampai dengan tanggal 21 Juli. Kami tidak menyangka banyak masyarakat yang ingin merusak kerahasiannya," ujarnya.
Pada 2003, seorang pekerja percetakan di Inggris dihukum 180 jam kerja sosial setelah menawarkan untuk menjual tiga bab dari buku Harry Potter kelima kepada sebuah tabloid.
Dua tahun kemudian beberapa kopi dari buku keenam dijual lebih awal di Kanada, yang mendorong para distributor di tempat itu mengaplikasikan perintah pengadilan mengenai pembatasan bagi para pembeli untuk mengungkap plot-plot dalam buku itu selanjutnya.
Para ahli Harry Potter mengatakan, mereka cukup terkejut bahwa kebocoran dari buku tersebut tidak merusak peluncuran dari "Deathly Hallows".
"Sepertinya buku edisi terakhir ini telah sampai pada tahap penerbitan tanpa adanya hambatan dari para perusak. Dan jika buku tersebut sampai di toko buku tanpa adanya halangan dari para pengganggu, maka itu akan menjadi sangat luar biasa," kata Melissa Anelli, editor pada situs populer bagi para penggemar Harry Potter di http://www.the-leaky-cauldron.org/
"Saya berharap akan ada satu pengganggu besar," katanya menambahkan.
Walaupun penerbit Harry Potter benar-benar melindungi rahasia tersebut sampai dengan Sabtu, Anelli berharap jawaban dari pertanyaan besar itu akan muncul di internet dalam waktu beberapa jam sebelum buku tersebut dirilis.
Daniel Radcliffe yang bermain sebagai Harry Potter pernah menyumpahi seorang pengganggu yang mengendarai mobil dan berteriak kepada para penggemar buku Harry Potter ketika mengantri untuk buku jilid keenam bahwa dalam buku keenam Dumbledore meninggal.
Teriakan pengganggu itu tentu saja memberi kejutan luar biasa kepada para penggemar itu.
"Horrible pigs, vile scumbags (babi buruk)," serapah Daniel kepada pengganggu itu yang merupakan candaan yang ia katakan kembali kepada Kantor Berita Reuters. (*)

Nb: GraB daRi Harrypotter.com

Nyari di GooGle NicH aBouT haRry PoTter

BuKu Ke-7 HARRY POTTER and the Deathly Hallows

Permulaan buku kali ini memaparkan Lord Voldemort dan Death Eater berada di pusat gerakan mereka iaitu di kediaman Lucius Malfoy. Mereka merancang untuk membunuh Harry Potter sebelum dia dapat bersembunyi kembali. Setelah mengetahui petua untuk menguasai tongkat sakti, Voldemort meminjam tongkat sakti Lucius lalu membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Pengajian Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subjek tersebut dan memberikan pandangan positif kepada Muggle serta menggalakkan anjakan bagi golongan berdarah tulen untuk dihentikan.
Harry telah bersedia untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan diketahui kini bahawa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci Muggle dan telah menyerang tiga Muggle, dan meninggal di Azkaban atas kejahatannya. Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahawa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk mengelakkan diri dari serangan Death Eater setelah Harry sampai umur dewasa. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahawa dia masih risau dan pedulikan Harry.
Bersama-sama dengan anggota Kumpulan Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung hantu Harry, terbunuh oleh sumpahan pembunuh; George Weasley kehilangan sebelah telinganya akibat mantera Sectumsempra; Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort sendiri. Harry sendiri terlepas ketika Voldemort mengejarnya setelah tongkat sihirnya bertindak balas dengan sendirinya dengan tongkat sihir pinjaman Voldemort dan menghancurkannya. Kemudian, Harry mendapatkan tahu yang Voldemort bertanya kepada Ollivander, tukang pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.
Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan memberikan wasiat Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti pemetik api yang dapat memadamkan cahaya); buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan, kerana menurut kementerian, pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Ketiga-tiganya kemudian berusaha mencari tahu apa maksud di sebalik tiga benda yang diberikan kepada mereka itu. Sehari kemudian, berlangsungnya perkahwinan Fleur Delacour dan Bill Weasley.
Setelah digemparkan dnegan berita yang Voldemort telah berjaya mengambil alih Kementerian Sihir serta membunuh Rufus Scimgeour; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di Grimmauld Place nombor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry. Ketiganya kemudian mendapati bahawa R.A.B. pada nota bersama loket yang diperolehi Dumbledore dan Harry bulan enam yang lalu adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mula mencari Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Daripada maklumat Kreacher, mereka mengetahui bahawa dia sendiri telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk loket di gua. Apabila Regulus kecewa dengan Voldemort, dia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar loket dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam kejadian itu. Pada akhirnya, mereka bertiga menyedari bahawa Mundungus Fletcher telah mencuri loket tersebut dan kemudian dirampas oleh Dolores Umbridge.
Setelah selama satu bulan mengintip Kementerian Sihir, ketiga-tiga mereka berjaya mengambil Horcrux dari Umbridge. Dalam proses itu, tempat persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak dapat lama tinggal di suatu tempat.
Ketika beberapa bulan mereka berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa pedang Godric Gryffindor yang terdapat di Pejabat Pengetua adalah palsu, dan ada yang melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian berselisih faham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry berdua dengan Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mengetahui sama ada Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.
Di Godric's Hollow, keduanya mengunjungi kawasan perkuburan tempat keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan. Di Godric's Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, rakan lama Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot, mereka menemui gambar penyihir hitam Grindelwald, saudara Bagshot, yang dahulunya ialah kawan Albus Dumbledore. Namun demikian, ternyata mereka terperangkap, kerana "Bagshot" itu merupakan jelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berjaya melarikan diri daripada Voldemort, tetapi tongkat sakti Harry telah patah dalam kejadian itu.
Kemudian, Harry akhirnya mendapati bahawa pedang Godric Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan dengan bantuan patronus berbentuk rusa betina. Dia menyelam ke dalamnya untuk mendapati pedang tersebut. Kalung Horcrux cuba untuk menjerut leher Harry dan hampir menenggelamkannya hingga mati tetapi kemudian ditolong oleh Ron yang kembali. Harry kemudiannya mengarahkan Ron untuk menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.
Ketiga-tiga mereka kemudian, berbual dengan Xenophilius Lovegood, ayah Luna Lovegood, dan bertanya tentang lambang Grindelwald yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mengetahui cerita ahli sihir kuno mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya - tongkat sakti yang tak terkalahkan (Elder Wand—Tongkat Sihir Sulung), batu sihir yang dapat memanggil kembali mereka yang telah mati (Resurrection Stone—Batu Kebangkitan), dan Jubah Halimunan yang tidak hancur dimakan waktu. Harry menyedari bahwa jubah yang dimilikinya adalah adalah Jubah Halimunan tersebut. Harry dan yang lain kemudian mendapati bahawa Lovegood telah berlaku khianat dan ingin menyerahkan mereka kepada Kementerian. Luna, anaknya, diketahui telah ditawan dan Xenophilius merasakan dengan menyerahkan Harry Potter sebagai ganti tawanan akan mampu membebaskan anaknya itu. Ketiga-tiganya berjaya melarikan diri dan berhasrat untuk mengumpulkan ketiga-tiga benda sihir Pujaan Kematian, untuk mengalahkan Voldemort.
Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap oleh sekelompok Peragut yang diketuai oleh Fenrir Greyback, kerana menyebut nama Voldemort (nama itu sudah dijampi untuk mengesan penyebutnya) dan dibawa ke kediaman Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan disoal siasat oleh Bellatrix Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka boleh mendapatkan pedang Godric Gryffindor, kerana Bellatrix fikir yang mereka telah mencurinya dari kubah bawah tanah kepunyaannya di Gringotts. Di bawah tanah kediaman Malfoy, Harry dan Ron dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook, pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam usaha melepaskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian terbunuh kerana tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat Voldemort, sebagai balasan kerana terhutang budi dengan Harry pada 4 tahun yang lalu di Hogwarts. Mereka berdua kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang kemudiannya dibunuh oleh Bellatrix.
Harry dan dua sahabatnya itu kemudian cuba membuat rancangan baru. Dia bertanya kepada Ollivander mengenai Tongkat Sakti Sulung dan mendapati bahawa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Dengan bantuan Griphook, Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry dan Ron memasuki kuba Bellatrix di Bank Gingrotts. Di sana, mereka menemui satu lagi Horcrux, piala Hufflepuff. Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dengan membawa pedang Godric Gryffindor. Harry, Ron, dan Hermione berjaya melarikan diri, tetapi kini, Voldemort telah menyedari bahawa mereka sedang mencari Horcrux-Horcruxnya.
Harry mendapat penglihatan melalui mata Voldemort dan mengetahui fikirannya. Voldemort akan datang ke tempat-tempat Horcurxnya disembunyikan dan mengetahui bahawa kebanyakannya telah lenyap dan hancur. Secara tidak sengaja, Voldemort mengatakan bahawa Horcrux terakhir berada di Hogwarts. Ketiga-tiganya segera ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, mereka dihalangkan oleh Death Eater dan diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka terowong ke Hogwarts dan mereka disambut oleh Neville Longbottom. Setelah pihak sekolah mengetahui Voldemort dan para pengikutnya akan ke Hogwarts, Minerva McGonagall mengisytiharkan perang untuk menubuhkan pertahanan sekolah dan mengarahkan pelajar untuk keluar menyelamatkan diri ke Hogsmeade melalui terowong dan mana-mana pelajar cukup umur dibenarkan untuk berperang. Ketika itu, ahli Kumpulan Phoenix dan Tentera Dumbledore serta bekas pelajar telah muncul untuk mempertahankan barisan pertahanan Hogwarts. Pada saat menyelamatkan nyawa Draco Malfoy di Bilik Keperluan, Harry menemui Mahkota Ravenclaw, yang merupakan Horcrux, tersembunyi di sana dan benda itu telah dihancurkan oleh api sihir yang marak.
Di Gubuk Menjerit, mereka mendapati Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk menguasai kekuatan Tongkat Sihir Sulung untuk dirinya sendiri. Dalam keadaan nazak, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori itu, terungkap bahawa Snape selama ini berada di pihak Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuhnya jika situasi memaksa demikian; kerana hidupnya tetap tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahawa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, dan dia harus mati sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah dengan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya.
Kemudian, Harry tersedar di tempat yang mirip dengan stesen King's Cross, dan Dumbledore muncul. Dumbledore mengatakan bahawa Harry sebenarnya adalah pemilik Pujaan Kematian, dan kutukan Avada Kedavra itu malah menghancurkan bahagian jiwa Voldemort yang terdapat dalam tubuhnya. Pada saat ini, Dumbledore memberikan pilihan pada Harry, apakah dia ingin meneruskan pada kematian, atau kembali hidup ke dunia. Harry memilih kembali ke dunia, dan sedar. Akhirnya, setelah Nagini dibunuh oleh Neville, Voldemort kemudian terbunuh setelah cuba menggunakan Sumpahan Pembunuh Avada Kedavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri setelah Tongkat Sulung menolak untuk membunuh tuannya yang sebenar (Harry).
Dalam epilog, pada tahun 2017, 19 tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah memiliki tiga orang anak yang bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy bersama istrinya yang tidak disebutkan namanya memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasius kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi setelah kematian Raja Kuasa Jahat.

harry potter

kemaren liburan liat harpot no5 "harry potter and the order of the phoenix"
gak terlalu seru masih seruan yg no4 tapi tetep keren dunks harry potter gak ada matinya dech....dan buku no7nya dach kluar cuman yg versi bahasa indonesianya belum keluar...tapi gak papa yg penting dach tau bocoran ceritanya...klo harry gak mati trus dia ntar nikah ama ginny weasley trus pon nikah ma hermione...

maafkan..

Dimas Beck - Maafkan


kubaca dari sinar matamu

sekilas mungkin kutahu

namun rasaku tak bisa

menjawab saat sekarang


ada cinta lain di hatiku

bukan kamu yang ku mau

ada yg lain yg belum

tentu juga mau aku


reff:

maafkan bila ku tak bisa denganmu

maafkan bila sayang itu tak ada

maafkan ku bolehkan kamu menunggu

maafkan bila ku nanti jadi mau

maafkan bukannya aku tak berhati

ku hanya ingin cinta yg aku cintai


kubaca dari sinar matamu

sekilas mungkin kutahu

namun rasaku tak bisa

menjawab saat sekarang


ada cinta lain di hatiku

bukan kamu yg ku mau

ada yg lain yg belum

tentu juga mau aku


repeat reff


maafkan bila ku tak bisa denganmu

maafkan bukannya aku tak berhati

ku hanya ingin cinta yg aku cintai



Sumber: LirikLaguIndonesia.Net